1.
Menghitung Angka Kecukupan Gizi (AKG) dan Kebutuhan Cairan Individu dalam
Sehari
Kasus :
Saya seorang mahasiswi wanita yang berumur 19 tahun,
dengan Berat Badan (BB) 42 kg, dan Tinggi Badan (TB) 155 cm.
Berikut cara-cara menghitung AKG individu yang dapat
dipakai, dengan berbagai referensi.
1.
Kebutuhan
energi untuk AMB
AMB di pengaruhi oleh umur, gender, berat badan, dan
tinggi badan. Ada beberapa cara menentukan AMB, yaitu :
(a) Menggunakan
Rumus Harris Benedict (1919)
Laki-laki = 66 +
(13,7 x BB) + (5 x TB) – (6,8 x U)
Perempuan =
655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U)
Diketahui :
BB = 42 kg
TB = 155 cm
U = 19 Tahun
Perempuan =
655 + (9,6 x BB) + (1,8 x TB) – (4,7 x U)
= 655
+ (9,6 x 42) + (1,8 x 155) – (4,7 x 19)
= 655
+ 403,2 + 279 - 89,3
=
1247,9 kkal (dibulatkan menjadi 1248)
(b) Rumus
Cepat 1
Perempuan = 0,95 kkal x
kg BB x 24 jam
=
0,95 kkal x 42 x 24
=
957,6 kkal (dibulatkan menjadi 958)
(c) Rumus
Cepat 2
Perempuan = 25 kkal x kg
BB
= 25
kkal x 42
=
1050 kkal
(d) Rumus
FAO/WHO/UNU
Menurut kelompok umur 18-30, jenis kelamin Perempuan = 14,7 BB + 496
= 1,47 (42) + 496
= 61,74 + 496
= 557,74 kkal (dibulatkan menjadi 558)
2.
Cara
menentukan kebutuhan energi untuk aktivitas fisik
Aktivitas fisik dapat dibagi dalam empat golongan,
yaitu sangat ringat, ringan, sedang, dan berat. Kebutuhan energi untuk berbagai
aktivitas fisik dinyatakan dalam kelipatan AMB.
Aktivitas
|
Gender
|
|
Laki-laki
|
Perempuan
|
|
Sangat Ringan
Ringan
Sedang
Berat
|
1,30
1,65
1,76
2,10
|
1,30
1,55
1,70
2,00
|
2. Kebutuhan
energi dengan aktivitas fisik
Kalikan nilai AMB dengan kelipatan yang sesuai dengan jenis aktivitas
(AMB x Aktivitas Fisik), dalam hal ini aktivitas saya termasuk ke dalam
Aktivitas Ringan, sehingga perhitungannya adalah :
(AMB yang saya pakai dengan Cara Rumus Cepat 2)
Perempuan =
AMB x Aktifitas Fisik
= 1050 x 1,55
= 1627,5 kkal (dibulatkan menjadi 1628)
Selain dua cara diatas, kita juga dapat menghitung
Kebutuhan Gizi individu dengan cara lain. Cara yang akan saya lampirkan
merupakan cara penentuan kebutuhan gizi bagi individu yang status gizinya
berada pada status abnormal (kurus tingkat ringan, kurus tingkat berat, gemuk
tingkat ringan, gemuk tingkat berat). Sehingga dengan perhitungan berikut,
selain kita dapat mengetahui kebutuhan kalori yang diperlukan oleh tubuh, kita
juga bisa memperbaiki status gizi kita menuju kepada status gizi normal. Yang
tadinya hanya bisa melihat kebutuhan yang diperlukan, menjadi mengetahui
kebutuhan yang diperlukan untuk mengidealkan tubuh. Dan hal ini juga berlaku
kepada saya yang memiliki status gizi kurus tingkat ringan berdasarkan
IMT.
Rumus menentukan status gizi menurut IMT :
IMT
= Berat Badan (kg)
Tinggi Badan (m)2
Kategori Ambang Batas IMT
Kategori
|
Batas Ambang
|
|
Kurus
|
Kekurangan berat badan tingkat berat
|
< 17,0
|
Kekurangan berat badan tingkat ringan
|
17,0 – 18,5
|
|
Normal
|
>18,5 – 25,0
|
|
Gemuk
|
Kelebihan berat badan tingkat ringan
|
>25,0 – 27,0
|
Kelebihan berat badan tingkat berat
|
> 27,0
|
Bila berat badan dinilai kurang dari berat badan
ideal, maka kebutuhan energinya ditambah sebanyak 500 kkalori, sedangkan bila
lebih, dikurangi sebanyak 500 kkalori.
Penyelesaian Kasus :
Saya seorang wanita yang mempunyai berat badan 42 kg
dengan tinggi badan 155 cm, mempunyai IMT [42/1,552]= 17,5. Menurut
kategori batas ambang IMT, saya mengalami kekurangan berat badan tingkat ringan.
Bila IMT (normal) yang saya inginkan adalah 20,0, maka berat badan idealnya
saya adalah... (masukkan ke rumus dibawah)
[ (Tinggi badan – 100)2 x batas ambang normal
(yang di inginkan) ]
= [ (155-100)2 x 20,0 ]
= (1,55)2
x 20,0
= 48,05 atau
dibulatkan menjadi 48 kg
Perhitungan Kebutuhan energinya adalah sebagai berikut
:
Kebutuhan AMB =
1 kkal x BB (Ideal) x 24 Jam
=
1 kkal x 48 x 24 Jam
=
1152
*
AMB
x Aktivitas Fisik = 1152 x 1,55
(Ringan) = 1785,6 kkal
*
Tambahan
untuk menaikkan berat badan =
500 kkal +
Total Kebutuhan Kalori = 2285,6
kkal
Dibulatkan = 2286
kkal
Jadi, total energi yang kita butuhkan agar mencukupi kebutuhan tubuh dan
untuk memperbaiki status gizi menjadi normal adalah sebesar 2286 kkal.
#
PROTEIN,
LEMAK, DAN KARBOHIDRAT
Cara menentukan kebutuhan protein, lemak, dan karbohidrat menurut WHO
adalah sebagai berikut :
*
Protein
: 10-15 % dari kebutuhan energi total. Bila kebutuhan energi dalam sehari
adalah 2286 kkal, maka energi yang berasal dari protein hendaknya sebesar
229-343 kkal atau 57-86 gram protein.
* Lemak
: 10-25 % dari kebutuhan energi total. Bila kebutuhan energi dalam sehari
adalah 2286 kkal, maka energi yang berasal dari lemak hendaknya sebesar 229-572
kkal atau 25-64 gram lemak.
*
Karbohidrat
: 60-75% dari kebutuhan energi total. Bila kebutuhan energi dalam sehari adalah
2286 kkal, maka energi yang berasal dari karbohidrat hendaknya sebesar
1372-1715 kkal atau 343-429 gram karbohidrat.
Berdasarkan
tabel AKG di atas maka Kebutuhan gizi saya dengan BB 42 kg, TB 155 cm, dan umur 19 tahun
adalah
gol umr
|
Bb
(kg)
|
Tb
(cm)
|
Energi
(kkal)
|
Pro
tein
|
Vit.
A
|
Vit.
D
|
Vit.E
|
Vit.K
|
Tia
min
|
Ribo
flavin
|
Nia
sin
|
Asam folat
|
Piro
ksin
|
Vit.
B12
|
Vit.
C
|
Ca
|
F
|
Ma
|
Fe
|
Yodi
um
|
Fn
|
Sele
nium
|
Man
gan
|
Flo
ur
|
19-29
|
52
|
156
|
1900
|
50
|
500
|
5
|
15
|
55
|
1
|
1,1
|
14
|
400
|
13
|
2,4
|
75
|
800
|
600
|
240
|
26
|
150
|
9,3
|
30
|
1,8
|
30
|
2. Menghitung
Kebutuhan Cairan Individu dalam Sehari
Kebutuhan
cairan sehari-hari pada setiap orang bisa berbeda, tergantung kondisi tubuh,
usia, jenis kelamin, suhu lingkungan, jenis makanan yang dikonsumsi, maupun jenis
aktivitasnya.
Secara
umum, dalam kondisi noraml, kebutuhan tubuh akan cairan sehari-hari dapat
dihitung dengan rumus:
1.
Kebutuhan cairan adalah sekitar 1
mililiter untuk setiap kilokalori kebutuhan energi tubuh. Jika kebutuhan energi saya 2.286 kkal, berarti
kebutuhannya akan cairan adalah 1 x 2.286 = 2.286 mililiter atau 2,2-2,3 liter air perhari.
2.
Untuk 10 kg pertama berat badan butuh 1
liter cairan, 10 kg kedua berat badan butuh 500 mililiter cairan, dan sisanya
setiap kilogram berat badan butuh 20 mililiter cairan.
10 kg =
1000 mililiter
10 kg = 500 mililiter
22 kg x 20 ml = 440 mililiter
+
42 kg =
1.940 ml ( 1,9 liter/hari )
Sehingga saya yang mempunyai berat badan 42 kg, harus mengkonsumsi
cairan sebanyak 1,9 liter/hari.
catatan
:
·
setiap 100 gram protein (asam amino) akan
menghasilkan 40 cc air
·
setiap 100 gram karbohidrat (glukosa) akan
menghasilkan 60 cc air
·
setiap 100 gram lemak (trigliserida) akan menghasilkan
110 cc air